Minggu, 05 Agustus 2012

MELATIH SIKECIL UNTUK MENGATASI MASALAH

us.detikhealth.com

Pernahkah sikecil curhat? kadang kita mendengar sikecil menceritakan sesuatu yang sedang dia hadapi pada kita, atau bisa dibilang semacam curhat. Hati-hati loh bun jangan dihairaukan mereka memang betul-betul curhat. Ada baiknya kita mendengarkan dahulu apa yang mereka ceritakan agar mereka terbiasa untuk menceritakan masalahnya pada kita. Itu merupakan hal yang patut disyukuri karena artinya mereka percaya pada kita dan kita merupakan sosok yang nyaman bagi dirinya Selain itu hal ini juga sangat menguntungkan bagi orang tua karena kita jadi tahu apa yang sedang mereka hadapi. Sebagai orang tua harus menyikapinya dengan hal yang positif pula, ajari mereka untuk memecahkan masalahnya sendiri. Berikan tanggapan dan perhatian yang positif. 
Berikut beberapa kiat melatih anak menyelesaikan masalahnya sendiri. 
  • diskusikan secara sederhana mengenai sebab dan akibat pada suatu peristiwa
  • bangunlah komunikasi yang baik antara orangtua dan anak
  • libatkan anak pada aktivitas2 sehari-harinya seperti menyiapkan bekal untuk sekolah, membereskan mainan dan cara membetulkan mainan yang patah, intinya, memberikan kepercayaan kepada anak, dengan bimbingan bahwa ia mampu berfikir memecahkan masalah dari setiap kondisi yang anak hadapi.
  • Cara lain adalah dgn bermain, misalnya main puzzle, kita ajarkan main puzzle dengan tingkat kesulitan yang sesuai umurnya, harus sampai selesai agar anak terbiasa menuntaskan suatu masalah. Tidak cepat putus asa, memang pada awalnya sulit tapi lama2 bisa.
  • bersabar dan memberikan ruang waktu *tanpa mengintervensi* bagi anak untuk makan hingga habis/kenyang, memakai baju sendiri, mengancingkan bajunya, memakai sepatu sendiri, menggambar dan mewarnai hingga anak merasa selesai menurut versinya, lalu minta menceritakan gambarnya.
  • Membiarkan anak/adik kakak yang sedang bertengkar untuk menyelesaikan/memecahkan masalah sendiri, misalnya saat rebutan mainan, agar bisa sama2 dari hati. 
  • Memberi kesempatan sejak dini -dari sejak pertama anak minta untuk melakukan sesuatu sendiri: ingin bantu lipat baju, bantu nyapu, bantu masak bantu ngepel dsb. Kadang hal2 “kecil” yang ingin anak lakukan terasa ribet dan jadi “lama” bahkan “brantakan” tp kalau masanya lewat, lebih susah lagi untuk membiasakan anak.
sumber : http://itbmotherhood.com